Rabu, 07 Mar 2018 17:12 WIB

Pencinta Brio Lama Belum Bisa Move On ke Model Baru

Ruly Kurniawan - detikOto
Foto: Khairul Imam Ghozali Foto: Khairul Imam Ghozali
Jakarta - Mobil Low Cost and Green Car (LCGC) seperti Honda Brio cukup laris manis di pasaran mobil bekas. Bahkan meskipun sudah memiliki generasi terbaru, rupanya banyak pencinta mobil kecil yang belum bisa 'move on' dari Honda Brio lansiran 2015 dan 2016.

Manajer Senior Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih menyebutkan sepanjang tahun 2017 pihaknya tidak melihat ada penurunan penjualan mobil bekas LCGC. Hal itu karena kontribusi Honda Brio yang stagnan khususnya untuk lansiran tahun 2015 dan 2016.

"LCGC, karena itu mobil murah, jadi mobil bekasnya tergolong unik. Seperti Honda Brio, itu cepat lakunya. Rp 120 juta saja sudah laku itu, padahal barunya (generasi terbaru) Rp 135 - Rp 150 jutaan kan? Ada diskon pula Rp 20 juta," paparnya di Jakarta.

"Tapi tetap saja, mobil bekasnya laku. Taruh Rp 110 juta - Rp 120 juta tahun 2015 atau 2016, tetap cepat lakunya itu (Honda Brio). Jadi tidak ada penurunan, karena dia akan mutar di sana," tambah Herjanto.

Sedangkan untuk mobil LCGC lainnya, dirinya memaparkan tidak ada pergerakan yang berarti. Soalnya, volume mereka sangat kecil bila dibandingkan Honda Brio bekas.

"Kalau seperti Ayla atau Agya, itu sekitar Rp 80 sampai Rp 90 jutaan juga. Tapi tidak terlalu besar secara volume dibanding Honda Brio. Jadi tidak terlalu signifikan pergerakannya (dibandingkan tahun lalu)," tutup Herjanto. (ruk/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed