Minggu, 25 Feb 2018 11:41 WIB

BMW: Sangat Bagus Kalau BBM di Indonesia Euro 4

M Luthfi Andika - detikOto
Mobil Plug-in Hybrid BMW di Thailand. Foto: Rangga Rahadiansyah Mobil Plug-in Hybrid BMW di Thailand. Foto: Rangga Rahadiansyah
Jakarta - Selain bakal memangkas pajak sedan serta meramu insentif untuk merangsang kendaraan ramah lingkungan lahir di Indonesia, pemerintah juga sudah cukup lama untuk bisa mewujudkan standar bahan bakar yang lebih baik. Ujung-ujungnya diharapkan bisa mengurangi emisi gas buang.

Tidak hanya itu, BMW juga menilai jika bahan bakar Indonesia sudah standar Euro 4 bisa ikut mendukung lahirnya mobil listrik di Indonesia. Seperti yang dikatakan Vice President Corporate Communications BMW Group Indonesia Jodie O'Tania, di Jakarta.



"Benefit untuk Euro 4? Itu untuk kendaraan listrik. Karena kalau kita bicara soal kendaraan listrik, untuk mendapatkan insentif itu berdasarkan emisi dong. Pengujian emisi dengan Euro 2 itu tidak akan bisa, makanya kenapa kita selalu agresif kenapa kendaraan harus Euro 4," kata Jodie.

"Karena kalau mau mobil listrik itu regulasinya ada berdasarkan emisi atau pajak berdasarkan emisi, itu bisa diwujudkan dengan Euro 4," tambahnya.



Jodie juga mengatakan, bahan bakar standar Euro 4 bisa membuat setiap produk otomotif Indonesia di terima di negara lainnya.

"Jadi kita terus ada diskusi, kalau kita ingin mengadopsi teknologi yang inovatif seperti negara-negara lain. Kita harus mengikuti negara lain (yang telah mengadopsi Euro 4-Red). Supaya kita tidak ketinggalan dengan negara lain, ini logikanya kenapa Euro4 sangat penting dan strategis," ujar Jodie. (lth/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed