"Justru kita pikir fitur kita sudah di atas sekali. Dia (kompetitor) harus ngejar, karena tenaga di atas, headlights udah LED di atas. Banyak yang harus dikejar (untuk menyaingi Honda Jazz). Lagipula kita yakin keuntungan kita bukan di model saja, ada running costnya, efisiensi segala macam," ujar Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy, di Garut, Jawa Barat.
Baca juga: Performa Anyar Si Raja Hatchback Honda Jazz |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selama ini Honda Jazz cukup baik ya, mungin selalu nomor satu dari launching sampai sekarang. Kita juga sudah sempat memperbaharuinya di bulan Juni kemarin Kalau diubah terus nanti konsumen bingung. Jadi ada masa memasarkan produk baru dan ada masa mematangkan segmennya," tambahnya.
Mengutip data Gaikindo, dari total penjualan mobil hatchback yang mencapai angka sekitar 33.000 tahun lalu, Honda Jazz menguasai pasar sampai setengahnya. (ruk/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Intip Garasi Gubernur Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 900 Miliar