"Produk baru selalu dateng sih, kita kan bukan pertama kali juga ya. Maksudnya sudah puluh tahun, selalu ada produk baru. Kita tidak mengandalkan produk baru saja, yang mungkin konsumen tertarik pada desain depan awal pandangannya, banyak yang beli karena desain, sebagian lain enggak," kata Jonfis Fandy, Marketing & After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor kepada wartawan di Garut, Jawa Barat.
"Kalau ada produk baru kita harus punya strategi lain seperti promosi, fiturnya berbeda, dan yang paling digaris bawahi saya kira yang sudah pakai Honda tahulah bahwa running costnya rendah," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena kita yakin keuntungan kita bukan di model saja, ada running costnya, efisiensi segala macem," ujar Jonfis.
"Justru kita pikir, fitur kita sudah di atas sekali. Dia harus ngejar, karena tenaga diatas, headlights udah LED diatas, Banyak yang harus dikejar (menyaingi Honda Jazz)," tutupnya. (ruk/lth)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Mobil Pribadi Isi Pertalite Dibatasi, per Hari Maksimal Rp 500 Ribu
Australia 'Lumpuh', Hampir 500 SPBU Kehabisan BBM!