Rabu, 14 Feb 2018 15:50 WIB

Soal Recall, Honda: Ini Bukan Kriminal

Ruly Kurniawan - detikOto
Foto: Grandyos Zafna Foto: Grandyos Zafna
Garut - Di awal tahun ini, Honda menarik beberapa model mobilnya. Total ada sekitar 500.000 unit yang harus ditarik.

Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy menuturkan recall ini adalah salah satu komitmen Honda untuk memberikan layanan maksimal terhadap pemiliknya. Meski belum bisa secara penuh melayani mobil yang termasuk kategori recall tersebut, ia meminta untuk bersabar.

"Ini masih terus kita lakukan karena recall ini kan merupakan komitmen kita," ujar Jonfis kepada wartawan di Garut, Jawa Barat.

"Daripada dulu pengalaman kita ketemu masalah, disimpan (sembunyi-sembunyi), belum diberi tahu ke bengkel, eh ketika konsumen mengalami dia malah kena charge saat pergantian part-nya. Jadi ya sekarang gratiskan saja. Walaupun saya tau, risikonya banyak. Tapi mereka semua setuju pada akhirnya setelah dijelaskan," lanjutnya.

Jonfis juga mengucapkan hal ini akan terus dilancarkan dan digencarkan oleh pihak Honda. Supaya, para pemiliknya tetap nyaman dan aman ketika berkendara dengan mobil mereka.

"Karena ini kan bukan kriminal, hanya saja kita tidak bisa supply dalam satu waktu. Bertahap, tidak bisa dalam satu hari atau satu bulan. Karena kan jualannya banyak, numpuk. Ada juga orang yang sudah punya lama gitu. Jadi bertahap. Tapi progressnya cukup baik," tutup Jonfis.

Mobil yang ditarik adalah Honda Mobilio tahun produksi 2014 - 2017, Honda Brio tahun produksi 2014 - 2017, Honda Jazz tahun produksi 2014 - 2017, Honda HR-V tahun produksi 2014 - 2017 dan Honda BR-V tahun produksi 2015 - 2017. (ruk/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed