Kamis, 28 Des 2017 07:37 WIB

Anak Muda 'Jaman Now' Tidak Terlalu Berminat Koleksi Mobil Klasik

Ruly Kurniawan - detikOto
Ilustrasi mobil klasik Foto: Rangga Rahadiansyah Ilustrasi mobil klasik Foto: Rangga Rahadiansyah
Jakarta - Sejumlah orang membeli mobil klasik untuk memanjakan hasrat mereka, atau memperlakukan diri mereka dengan sesuatu yang selalu mereka impikan untuk dimiliki. Namun terkadang anak-anak tidak peduli akan hal tersebut. Oleh karenanya, kini pasar mobil klasik mengalami pergeseran.

Diberitakan Carscoops melansir dari Automotive News, tak hanya pasar mobil baru yang memiliki perubahan, kini di segmen mobil klasik pun mengalami pergeseran yang menarik. Hal tersebut terlihat dari harga pelelangan yang telah menurun sementara jumlah kendaraan yang ditawarkan dan dijual meningkat.

Beberapa faktor menjadi penyebabnya, salah satunya ialah populasi. Dalam sebuah laporan di Amerika Serikat, The New York Times, di negara yang tingkat populasi kolektor mobil klasik tertinggi (yakni A.S) menunjukkan bahwa pada tahun 2030 nanti lebih dari 20 persen warganya berada di usia 65 tahun keatas. Maka, generasi muda nantinya akan mewarisi barang milik orang tua mereka termasuk mobil.

Dampaknya, beberapa tahun kedepan kemungkinan akan ada banyak mobil klasik bertenaga yang masuk ke pelelangan. Karena memang seluruh barang milik orang tuanya termasuk kendaraan menjadi milik anak-anaknya.

Tak hanya itu, ada juga pergeseran minat para kolektor muda yang lebih memilih truk dan SUV seperti Ford Bunco dan Jeep CJ-7 ataupun mobil-mobil baru. Padahal, dari tahun 1990an pasar mobil klasik ini didominasi oleh mobil bertenaga (muscle car).

Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan, namun tren mulai terbentuk dan akan menarik untuk melihat apa yang akan tertagih di masa depan. (lth/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed