"Tahun ini masih paling besar kontribusinya dari Ertiga, lalu pikap. Disusul juga dengan Ignis yang baru kita rilis pertengahan tahun kemarin serta Baleno. Itu masih berkontribusi loh (Baleno)," katanya kepada detikOto.
Namun dengan perkembangan yang mulai membaik dibanding tahun lalu tersebut, Suzuki masih belum berencana untuk melakukan perluasan pabrik untuk merakit kendaraannya. Padahal, pesaing barunya akan menghujani tanah air di tahun 2018 nanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk itu (memanfaatkan lahan tersebut), tergantung dengan market Indonesia. Bila baik, kita akan investasi untuk manfaatkan lahan tersebut (dibandingkan dengan India, pasar Indonesia terhadap Suzuki masih dinilai lesu). Ditunggu saja ya," tutupnya. (ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!