Seperti dilansir Carscoops, Selasa (12/12/2017) analisis tersebut dibuat berdasarkan data dari Tesla mulai dari berapa unit Tesla yang dikirim setiap kuartal, dan juga estimasi seberapa sering mobil Tesla digunakan.
Angka tersebut bukan sembarangan melainkan berdasarkan data dari pendapatan Tesla. Tahun 2016 misalnya pendapatan Tesla dari biaya perawatan mobil mencapai US$ 178 juta atau setara dengan Rp 2,4 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil listrik memang saat ini sudah mulai fokus dikembangkan di beberapa negara. Termasuk Indonesia salah satunya yang mencanangkan mobil listrik bisa berkeliaran di jalanan Tanah Air mulai 2025.
Namun saat ini yang masih menjadi kendala utamanya adalah sistem pengisian listrik umum belum memadai dari segi jumlah. (dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Avanza-Xpander Cs Bakal Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Bilang Begini
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit