Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Jumat 24 November 2017, 16:05 WIB

Kalau Dijual Sekarang, Toyota Khawatir Harga Mobkas Rush Anjlok

Ruly Kurniawan - detikOto
Kalau Dijual Sekarang, Toyota Khawatir Harga Mobkas Rush Anjlok Foto: Toyota
Jakarta - Toyota menahan pengumuman harga resmi dari All New Rush sampai tahun depan. Hal itu dilakukan Toyota agar penjualan mobil bekas LSUV tersebut tidak turun drastis.

Diucapkan oleh Executive General Manager TAM Fransiscus Soerjopranoto bila mobil sudah lakukan penjualan di 2017 maka pada kode VIN (Vehicle Identification Number) tidak akan tercantum angka 2018. Oleh sebabnya, resale value atau harga jual kembalinya akan menurun.

"Kita mau jual itu pakai VIN Code 2018. Jadi percuma juga kalau kita jual pakai tahun 2017, biarkan customer itu merasakan resale value lebih baik," ujarnya.

VIN adalah sebuah nomor identifikasi suatu kendaraan dimana di sana terdapat kode unik termasuk nomor seri. Mudahnya, VIN itu diibaratkan sebagai KTP-nya kendaraan. Maka, dengan menjualnya kembali menggunakan surat-surat tahun 2018 harganya akan cenderung aman. Karena, Suryo mengatakan perubahan harga jual akibat surat-surat tersebut cukup signifikan.

"Kalau pakai ini (VIN Code 2017) nanti mobil bekasnya jatuh. Bisa bikin beda sekitar Rp 5 juta saat dijual. Sayang banget," tambahnya.

Setelah 10 tahun lamanya, akhirnya LSUV dari Toyota ini mengalami perubahan yang sangat signifikan. Mulai dari tampang hingga mesinnya sudah dirombak sehingga lebih kekinian.

Menggunakan mesin 2NR-VE, Dual VVT-i, Rush diklaim bertenaga namun tetap irit bahan bakar minyak (BBM). Sebagai informasi, TAM mengklaim konsumsi bahan bakarnya yakni 2-3 km/liter lebih irit atau lebih efisien 20% dibanding pendahulunya.

All New Rush tersedia dalam dua varian yakni G Type dan TRD Sportivo. Masing-masing sudah disediakan versi manual dan otomatisnya.

(ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
FJB Otomotif +