Penjualan Mobil Listrik Mulai 'Nyetrum'

Penjualan Mobil Listrik Mulai 'Nyetrum'

Dina Rayanti - detikOto
Rabu, 22 Nov 2017 16:49 WIB
Penjualan Mobil Listrik Mulai Nyetrum
Foto: Firdaus Anwar
Jakarta - Perlahan-lahan penjualan mobil listrik di seluruh dunia mengalami peningkatan. Pada kuartal ketiga tahun ini, penjualan mobil listrik tercatat naik 63 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Negara yang menguasai penjualan mobil listrik masih dipimpin oleh China. Setengah dari penjualan mobil listrik di seluruh dunia berada di Negeri Tirai Bambu itu. Posisi kedua diikuti oleh Eropa sementara di tempat ketiga adalah Amerika Utara.



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemerintah China yang paling fokus untuk mendorong penjualan mobil listrik. Salah satu alasannya adalah tingkat polusi disana yang sangat tinggi serta China juga ingin produksi mobil listrik lokalnya bisa bersaing dengan merek-merek lain," ungkap BNEF Analyst Aleksandra O'Donovan.

Disaat yang sama, pemberian insentif dari pemerintah juga berperan besar meningkatkan penjualan mobil listrik disana. Harga mobil listrik di China 40 persen lebih murah dibandingkan mobil bermesin konvensional.

Berdasarkan data yang dimiliki BNEF, penjualan mobil listrik dan plug-in hybrid diprediksi tembus 1 juta unit tahun ini berbarengan dengan pembangunan infrastruktur pengecasan yang masif, serta daya jelajah mobil listrik kini semakin jauh.

Meski begitu, China saat ini masih mempertimbangkan untuk melarang penjualan mobil berbahan bakar konvensional sementara Prancis dan Inggris telah mengumumkan bakalan melarang mobil ber-BBM pada tahun 2040. Belanda justru lebih ambisius menargetkan pelarangan mobil BBM tahun 2030.

(dry/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads