Bahkan setengah dari penjualan mobil listrik di seluruh dunia ada di Negeri Tirai Bambu ini. Walaupun penjualannya sudah cukup bagus, pemerintah China pun masih terus memberi dukungan terhadap industri mobil listrik ini termasuk produksi lithium yang merupakan komponen utama baterai mobil listrik.
"Mereka yang bisa mengontrol suplai lithium bakalan bisa mengontrol mobil listrik di masa depan," ungkap Managing Director Benchmark Mineral Intelligence Simon Moores seperti dikutip CNN, Selasa (20/11/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai pasar mobil listrik terbesar di dunia pastinya China juga menjadi incaran produsen mobil listrik yang tak berasal dari China. Bahkan beberapa merek sudah mengumumkan akan memproduksi mobil listriknya disana seperti Tesla dan Volkswagen.
"Pesan untuk Tesla dan produsen yang memproduksi mobil listrik 'kalian bebas memproduksi mobil listrik dimanapun tetapi lebih baik untuk memproduksinya di China'," ungkap konsultan Dunne Automotive Michael Dunne. (dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Di Indonesia Harga Mobil Terkesan Mahal, Padahal Pajaknya Aja 40%!
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...