Namun yang berbeda Note e-Power ini masih menggunakan bensin tetapi bukan sebagai bahan bakar mesin melainkan untuk mengecas baterai motor listrik.
"Kenapa kita bilang mobil listrik karena 100 persen digerakkan motor listrik yang disuplai dari baterai dan kita juga bilang ini bukan mobil hybrid karena tidak ada dua sumber tenaga yang menggerakkan mobil," kata Manager RnD Nissan Motor Indonesia Anton Khristanto di Tangerang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mesin konvensional tetap perlu perawatan tapi nggak serutin mobil konvensional, misal ganti oli kalau mesin konvensional 10.000 km jalan, nah kalau ini 10.000 km jalan itu yang jalan mesinnya bukan motor listriknya," tambah Anton.
"Jadi nanti di diler itu bisa dicek kapan mesin bensin harus diservis, otomatis jaraknya lebih panjang. Diservis cuma frekuensinya lebih panjang," tutur anton. (ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit