"Menurut saya nggak terhindarkan lagi ya, harus kita jalani. Namanya kita belum putuskan masih kita studi," ungkap Vice President Director of Marketing and Sales PT Nissan Motor Indonesia (NMI), Davy J Tuilan di Tangerang.
Rencana penggunaan bersama platform Xpander itu disampaikan CEO Mitsubishi Motors Corp Osamu Masuko pada pameran GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) bulan Agustus lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Davy menegaskan platform tersebut tetap bakal dipasang pada mobil MPV Nissan meski enggan membeberkan apakah diterapkan pada Grand Livina atau membuat model baru.
"Saya belum bisa kasih komentar yang cukup spesifik karena semua itu masih dalam studi jadi kita lagi pelajari, tapi kan sudah terlanjur diomongin bahwa kita akan pakai. Cuma pakainya sebagai Grand Livina atau model yang baru itu kita masih pelajari karena kalau kita lihat sebenarnya di-tweak sedikit jangan-jangan bisa jadi 2 segmen," tambah Davy.
"Kita masih studi karena sekarang ini bagaimana kita memposisikan produk itu sangat penting dalam marketing equationnya kalau nggak hati-hati dampaknya juga besar kemungkinan itu masih terbuka apakah nanti jadi dua produk paralel atau mungkin kita jadikan hanya satu produk generasi LMPV Nissan," pungkas Davy. (dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas