Nissan sendiri belum bisa mengkonfirmasi kapan mobil ramah lingkungan itu bisa dijual di Tanah Air. Alasannya masih terbentur dengan regulasi LCEV yang masih digodok pemerintah.
Vice President Director of Marketing and Sales PT Nissan Motor Indonesia (NMI) Davy J Tuilan mengatakan pihaknya siap langsung menghitung berapa harga jual hatchback itu jika nanti aturannya rampung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nissan Note e-Power ini diklaim berbeda dengan mobil listrik pada umumnya karena masih menggunakan bensin. Bensin tersebut berfungsi untuk mengecas baterai namun penggeraknya tetap dari motor listrik.
Sistem e-Power memungkinkan Nissan Note tak perlu repot dicas di stasiun pengecasan listrik. (dry/rgr)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Kenapa BGN Beli Motor Listrik yang Belum Jelas Dealer-nya?