Agus Ari Seno, pemilik Volkswagen Karmann Ghia Type 34 lansiran 1964, memang enggan membeberkan berapa dana yang dihabiskan untuk memiliki mobil klasik Volkswagen itu. Dia menyebut, dirinya mendapatkan unit Volkswagen Karmann Ghia Type 34 ketika mobil itu dalam kondisi 'bangkai' kemudian direstorasi hingga menjadi utuh seperti aslinya.
Foto: Rangga Rahadiansyah |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harga Rp 400 juta lebih itu hanya untuk bangkai mobilnya. Biaya restorasi dan perbaikan bisa lebih mahal lagi.
"Mungkin harga di atas Rp 700 juta mungkin ya. Ada yang pernah jual Rp 750 juta, yang sudah jadi begini. Di luar negeri malah sudah sekitar Rp 1 miliar. Memang masih ada (unit mobilnya meski sudah jarang), tapi kan perawatannya sudah mahal, beli bangkainya juga mahal," katanya. (rgr/ddn)












































Foto: Rangga Rahadiansyah
Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...
Sopir JakLingko di Jaktim Bikin Resah, Penumpang Dihina 'Monyet'