Rabu, 01 Nov 2017 14:02 WIB

Laporan dari Jepang

Mahalnya Punya Mobil, Anak Muda Jepang Mending Punya Pacar Banyak

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Mobil di Jepang Foto: M Luthfi Andika
Jakarta - Tak semua warga Jepang menginginkan punya mobil pribadi. Alasannya, biaya kepemilikan mobil di Negeri Sakura itu sangat-sangat mahal.

Mahalnya punya mobil di Jepang mulai dari pembuatan SIM-nya yang mencapai Rp 40 jutaan. Sebab, memiliki SIM adalah syarat utama sebelum beli mobil di Jepang. Selain itu, biaya parkir di Jepang juga mahal.

Baca: https://oto.detik.com/mobil/d-3708939/bikin-karyawan-senang-diler-di-jepang-ini-alami-peningkatan?_ga=2.180003940.1981510311.1509410534-832764529.1495769398

Tak heran, menurut pemandu wisata selama perjalanan Toyota Tokyo Motor Show Trip to Japan, Ping Tjuan, anak-anak muda di Jepang lebih memilih punya pacar banyak ketimbang punya mobil.

"Di Jepang, kalau disuruh tanya mau punya mobil satu atau punya pacar tiga, semua pasti kompak jawab mendingan mau punya pacar 3. Karena punya pacar di Jepang mau 1 atau 10 itu tanpa modal, alias bayar masing-masing," kata Ping-san.

Baca: https://oto.detik.com/mobil/d-3708882/langkah-untuk-yakini-masyarakat-soal-keuntungan-mobil-listrik?_ga=2.180003940.1981510311.1509410534-832764529.1495769398

Tapi, kalau mereka punya mobil satu, itu akan mengeluarkan biaya yang sama dengan bayar sewa apartemen. Biaya parkirnya pun mahal.

"Harga parkir mobil di luar, bisa 40-50 ribu yen (Rp 4,7 juta-Rp 5,9 juta) seharga apartemen kita," ucap Ping.

"Jadi anak-anak di Jepang akan lebih efisien untuk punya pacar tiga daripada punya mobil satu. Kalau weekend mau jalan-jalan tinggal sewa mobil. Bayar bensin bagi dua, tol bagi dua, makan masing-masing," katanya. (rgr/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com