Selasa, 24 Okt 2017 18:21 WIB

Laporan dari Jepang

Saking Sulitnya, Orang Jepang Bikin SIM Sampai Ngulang 4 Kali

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Foto: Dok. Istimewa Foto: Dok. Istimewa
Jakarta - Memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) bagi orang Jepang adalah suatu kebanggaan. Sebab, untuk memiliki SIM dibutuhkan upaya yang tidak mudah.

Biaya pembuatan SIM di Jepang cukup mahal. Selain itu, proses pembuatannya pun sangat ketat. Otoritas di Jepang tak sembarangan menerbitkan SIM untuk warganya.

Menurut Ping-San, salah satu pemandu wisata di ajang Toyota Tokyo Motor Show Trip 2017, mengatakan peraturan membuat SIM di Jepang sangat-sangat ketat. Bahkan, warga Jepang rela beberapa kali mengulang ujian SIM sebelum mengantungi lisensi itu.

"Rata-rata orang Jepang menghabiskan waktu atau gagal 3 kali ujian teori, dan 4 kali ujian praktik," kata Ping-San saat menyambut peserta Toyota Tokyo Motor Show Trip 2017 dari Indonesia setibanya di Tokyo, Jepang, Selasa (24/10/2017).

Begitulah gambaran sulitnya membuat SIM di Negeri Sakura ini. Kalau sudah mengantungi SIM, orang Jepang bangga sekali.

"Orang Jepang yang berhasil mendapatkan SIM akan dengan bangganya memberi tahu kepada teman-temannya bahwa mereka sudah punya SIM, bangga sekali," ucapnya.

Selain sulitnya membuat SIM di Jepang, biayanya pun sangat mahal. Menurut Ping-San, membuat SIM di Jepang bisa menghabiskan biaya hingga Rp 40 jutaan.

"Untuk membuat SIM di Jepang hanya 350 ribu yen, atau setara dengan 40 juta rupiah," katanya.

Bedanya sangat jauh dengan membuat SIM di Indonesia. Di Indonesia, tarif membuat SIM A untuk pengemudi mobil adalah Rp 120.000, dan SIM C untuk pengemudi motor hanya Rp 100.000.
(rgr/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed