Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Jumat 20 Oktober 2017, 17:43 WIB

Tekan Polusi, Mobil Beremisi Tinggi Kena Biaya Tambahan di Eropa

Ruly Kurniawan - detikOto
Tekan Polusi, Mobil Beremisi Tinggi Kena Biaya Tambahan di Eropa Polusi dari kendaraan bermotor (Foto: Ari Saputra)
Jakarta - Kini solusi untuk mengurangi polusi udara tidak dapat ditunda lagi. Beberapa solusi pun sudah muncul, salah satunya ialah mengurangi kendaraan konvensional dan mulai beralih ke kendaraan hibrida dan listrik.

Di Eropa, solusi tersebut sedang digarap sangat serius. Bahkan, mereka menargetkan bahwa pada tahun 2021 hingga 2030, mobil yang menghasilkan gas emisi CO2 harus berkurang di jalanan. Jika produsen mobil tidak dapat menguranginya, mereka harus membayar 'kelebihan premi emisi' sesuai yang telah ditetapkan.

Menurut Komisi Eropa, mobil bertanggung jawab atas sekitar 12% dari seluruh emisi CO2 di Uni Eropa. Sehingga target emisi di sana mengharuskan mobil baru yang terjual pada tahun 2020 menghasilkan CO2 27% lebih sedikit dibandingkan dengan mobil yang terjual pada tahun 2015, rata-rata.

Oleh karena itu, keputusan pembatasan mobil beremisi tinggi dirancang dan telah ditetapkan oleh European Union's top energy and climate pada akhir November lalu. Bahkan, ia juga menggariskan angka spesifik untuk pembatasan mobil dengan gas buang CO2 yang dibuat oleh para pelaku otomotif.

"Biar saya terangkan, penetapan akan standar baru untuk mobil dan van untuk periode setelah 2020 akan sangat berbeda dari sebelumnya," kata komisaris Miguel Arias Canete seperti dilansir CNNMoney.

Tak hanya itu, pemerintah juga akan menyiapkan beberapa stasiun pengisian mobil listrik dan infrastruktur penunjang lainnya. "Selain menetapkan target pengurangan gas emisi dari mobil dan van, kita juga mempertimbangkan, untuk pertama kalinya akan meluncurkan berbagai jenis insentif untuk mempercepat penetasi kendaraan ramah lingkungan (hibrida dan EV) ke pasar," tambahnya.

Vijay Subramanian selaku direksi asosiasi automotive research di HIS Markit memperkirakan kebijakan tersebut dapat menekan emisi hingga 20% sampai 30%. (rgr/ddn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed