Dalam hal ini Manajer Perencanaan Produk, Pengelolaan Produk dan Pengembangan Jaringan PT Wahana Auto Ekamarga (WAE), Tommy Handoko, menjelaskan ada dua faktor kenapa Jaguar Indonesia tidak mengadirkan model dengan mengusung mesin diesel.
Faktor pertama karena menurut pengamatan pihaknya, konsumen Jaguar di Indonesia sendiri lebih memilih mesin bensin ketimbang diesel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu faktor kedua kata Tomy, kualitas bahan bakar diesel di Indonesia dinilai masih kurang mumpuni. Selain itu, untuk memasukan model dengan mesin diesel ke Indonesia perlu persetujuan dari Jaguar pusat.
"Masalah dari kualitas fuel (solar) ya. Jadi untuk suatu engine atau model di Indonesia butuh approval dari regional kita, jadi itu karena terkait warranty, servis, dan lainnya. Jadi memang disel menunggu approval," tambahnya. (khi/lth)











































Komentar Terbanyak
Prabowo Klaim Upah Ojol Naik 3 Kali Lipat, Begini Reaksi Asosiasi
Wanti-wanti Prabowo Buat Pengguna Motor Bensin: Rasain Sendiri
Pertalite Mau Dibatasi, Bahlil: yang Kaya Jangan Ambil Hak Rakyat