Penjualan mobil di Jepang terus menciut selama lebih dari 2 dekade karena beberapa faktor. Seperti populasi yang kian menua (lebih banyak orang tua), dan kedua fakta kaum muda Jepang sudah tidak berminat lagi membeli mobil.
Di sisi lain produsen mobil tengah fokus pada mobil listrik dan mobil otonom atau mobil tanpa sopir, tak terkecuali Toyota. Seperti dilansir Reuters, Kamis (12/10/2017), Toyota menawarkan 60 model mobil di Jepang, namun Toyota akan memotong jumlah model menjadi 30 model saja pada 2025.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juru bicara Toyota Akiko Kita enggan berkomentar mengenai rencana ini, namun dia menegaskan perusahaan berupaya menjaga penjualan mobil di Jepang mencapai setidaknya 1,5 juta per tahun. Saat ini Toyota menjual sekitar 1,6 juta unit.
Mobil Toyota seperti Prius dan Aqua (keduanya mobil hybrid) merupakan model yang menjadi model terlaris di Jepang.
"Toyota mulai mengembangkan mobil listrik untuk China, Eropa dan Amerika. Mereka akan fokus menjual mobil yang bisa dijual di dalam negeri dan luar negeri," ujar analis IHS Automotive Yoshiaki Kawano.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk
Viral Pemotor Maksa Lawan Arah, Nggak Dikasih Lewat Malah Ngamuk!