"Saat anda melihat kompetitor kami sesama Jerman dari Stuttgart, saya pikir produksi X-Class bisa dibilang mengerikan. Saya melihat mobil itu di Geneva dan kecewa, sangat kecewa," ungkap Wakil Presiden Senior BMW yang bertanggung jawab di Asia dan Afrika Selatan, Hendrik von Kunheim dilansir Carscoops, Kamis (14/9/2017).
"Mereka seharusnya bisa melakukan lebih dari itu. Biasanya mereka membuat mobil yang fantastis, tapi yang satu ini mengecewakan," kata Hendrik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Para insinyur BMW saat ini sedang mendalami soal mobil itu. Saya yakin kami bisa memainkan peran penting untuk memenuhi pasar di segmen nieche itu. Buat saya pribadi sudah jelas kalau pangsa pasar SUV 60-70 persen maka ada ruang untuk pikap mewah itu, lanjutnya.
Pikap Mercy X-Class menggunakan platform Nissan Navara. Sementara BMW mungkin saja memakai platform sendiri atau mengambil dari SUV X5 dan X7. (dry/rgr)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Ngaku Mau Swasembada Energi, Indonesia Malah Impor Etanol dari AS