Berbicara kepada media internasional CEO Nissan, Hiroto Saikawa, mengatakan model LEAF yang terbaru dilengkapi dengan sistem elektronik lebih canggih dan kapasitas baterai lebih besar. Tiga fitur utama yang ditonjolkan dari model sebelumnya adalah ProPILOT, ProPILOT Park, dan e-Paddle.
Dengan sistem ProPilot sensor yang ada di mobil akan mengambil alih kendali setir, rem, dan gas sehingga mobil pun bisa berkendara dengan sendirinya. Untuk ProPilot Park sistem yang sama juga akan membantu pengendara memarkir mobil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mobil elektrik sekarang mungkin masih barang baru dan masih banyak orang yang cemas. Tapi kami yakin industri otomotif akan berevolusi ke arah ini," kata Saikawa dalam acara World Premiere Nissan LEAF, Makuhari Messe, Tokyo, Rabu (6/9/2017).
Nissan LEAF generasi terbaru di atas kertas mampu menempuh jarak hingga 400 kilometer dalam sekali pengisian dengan tenaga maksimal 110 kw. Dengan kapasitas tersebut artinya untuk penggunaan sehari-hari LEAF hanya perlu dicharge sekali per minggu.
Saikawa mengatakan untuk saat ini LEAF baru akan dijual di Jepang mulai 2 Oktober 2017 dengan kisaran harga 3,1 juta Yen. Setelah itu secara bertahap pada tahun 2018 LEAF akan dijual untuk daerah Amerika Serikat, Kanada, dan Eropa. (fds/lth)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Tampang SUV Seharga Rp 104 Jutaan yang Sudah Bisa Dipesan di Dealer