Mobil ramah lingkungan dari Nissan yakni Note E-Power sudah siap untuk diluncurkan. Namun Nissan memilih menanti aturan soal mobil rendah emisi terlebih dulu.
"Nissan Note E-power kita akan bawa, nunggu peraturan pemerintah, begitu aturannya settle kita akan introduce di Indonesia," ujar Vice President Director of Marketing and Sales PT Nissan Motor Indonesia (NMI), Davy J Tuilan di Jakarta akhir pekan lalu.
Davy juga mengaku telah bertemu Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (Elmate) Kementerian Perindustrian, I Gusti Putu Suryawirawan untuk mempresentasikan produk tersebut.
"Nissan Note E-Power, itu konsumsi bahan bakarnya 1 liter 37 km lebih, dan karena dia itu baterai, mobil listrik, enginenya dipakai hanya untuk mengisi tenaga listrik," tuturnya.
Selain itu, Nissan E-Power diklaim memiliki tangki yang cukup diisi sekali mampu berjalan sejauh 1.200 km.
"Kapasitas tangkinya itu 40 liter, satu kali isi tangki bisa 1.200 km, jadi Jakarta-Surabaya, satu kali isi tangki," lanjut Davy.
Nissan E-power sendiri telah diperkenalkan oleh NMI pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 lalu.
Presiden Direktur NMI, Eiichi Koito, mengklaim NMI siap dengan perpindahan ke jenis kendaraan low carbon emission vehicle."Jadi Nissan sudah siap dengan Nissan E-Power untuk mendukung perkembangan (kendaraan LCEV) itu, karena kita perusahaan global EV (electric vehicle) nomor satu. Jadi dengan apa yang akan dilakukan pemerintah Indonesia, kita siap mendukung," ujarnya kepada wartawan, beberapa hari lalu, di Jakarta.
Koito juga mengatakan, berkembangnya kendaraan ramah lingkungan yang ditargetkan pemerintah setidaknya sudah ada 20 persen populasi pada 2025, membutuhkan peraturan yang apik. Jika tidak, maka Indonesia akan tertinggal lebih jauh dengan negara-negara lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun sekali lagi, Koito belum bisa membocorkan kapan Nissan E-power yang diklaim tidak memerlukan charging station itu meluncur di Indonesia. "Hingga saat ini kami memang belum dapat memastikan kapan E-power meluncur di Indonesia," jelasnya. (khi/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu