Dalam sambutannya, Rektor ITS Joni Hermana, yakin mobil buatan mahasiswanya dapat menjuarai ajang tersebut, "Nomor mobil masih 25 tapi saya yakin tahun ini nomor tersebut berubah menjadi 05 dalam ajang di Jepang nanti," ungkap kesenangannya saat pembukaan Launching Sapuangin Speed 5 di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (25/8/2017).
"Kalau dilihat dari tahun-tahun sebelumnya sebenarnya kita bisa mendapatkan juara, performnya sudah bagus, namun ternyata terjadi kebocoran oli. Apa daya Tuhan masih berkata lain," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Marwah Zada |
Berbeda dengan tahun sebelumnya, mobil formula ini menggunakan engine terbaru dari Jepang. Menurut Annas, mesinnya diganti karena tahun lalu tim ini menggunakan mesin silinder berasal dari Austria dengan kecepatan yang maksimal tapi bobotnya masih kurang. "Berbeda dengan engine milik Jepang yang sudah handal," ucapnya.
"Terlihat dari berhasilnya setiap kali kami melakukan tunning atau uji coba setiap hari mesin itu tidak trouble atau bermasalah," tambahnya.
Untuk driver mobil Formula ini, tim memilih driver yang memiliki background pernah terjun langsung ke lintasan balap. Salah satunya Kahfi Ahdiatma mahasiswa Fakultas Transportasi Laut yang sudah menjadi driver mobil ini selama tiga kali berturut-turut.
Foto: Marwah Zada |
Kahfi menjelaskan mobil ini mampu ditempuh hingga kecepatan maksimal 200 km/jam. Sehingga ketahanan driver juga perlu ditingkatkan dalam lintasan. Belum lagi cuaca dan rute lintasan yang akan dilewatinya.
Sapuangin Speed 5 ini bersaing dengan universitas lainnya yaitu Universitas Indonesia (UI), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dan Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS).
Student Formula Japan (SFJ) merupakan event tahunan yang diadakan oleh JSAE (Japan Society of Automotive Engineering). Kompetisi ini sangat ditunggu-tunggu oleh mahasiswa pecinta otomotif. Tidak hanya Jepang (Asia), Student Formula juga diadakan di beberapa benua lain yaitu Australia, Eropa, dan Amerika. (rgr/ddn)












































Foto: Marwah Zada
Foto: Marwah Zada
Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Australia 'Lumpuh', Hampir 500 SPBU Kehabisan BBM!
Cuma Menepi Lihat Maps, Preman Tanah Abang Palak Mobil 'Pelat Luar' Rp 300 Ribu