Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Selasa 08 Agustus 2017, 10:13 WIB

Mesin Ini Bakal Haram Berjalan di Kota Kelahirannya Sendiri

Ruly Kurniawan - detikOto
Mesin Ini Bakal Haram Berjalan di Kota Kelahirannya Sendiri Foto: Volkswagen
Jakarta - Demi menurunkan polusi dan memenuhi standar kualitas udara kotanya, seorang hakim di Stuttgart, Jerman memutuskan bahwa kota tersebut harus melarang atau membatasi volume mobil diesel yang beredar. Ini adalah ketukan tajam untuk Daimer, Porsche, dan VW group yang seolah-olah seperti 'terusir' dari kota kelahirannya sendiri ini.

Hakim Wolfgang Kern menemukan bahwa udara bersih Stuttgart saat ini tidak mencukupi seperti yang direncanakan sebelumnya. "Perlindungan kesehatan harus dianggap lebih penting daripada hak atas properti dan kebebasan bertindak umum dari pemilik kendaraan yang bersangkutan," ujarnya seperti yang dilansir pada CNN Money.

Setelah tragedi Volkswagen (VLKAY) pada 2015 lalu terkait kecurangan dalam uji emisi dieselnya, tekanan udara drastis berubah diluar dugaan karena ternyata kendaraan mereka menyemburkan hingga 40 kali batas legal nitrogen oksida.

Kejatuhan skandal "dieselgate" dari Volkswagen terus berlanjut. Porsche, bagian dari kelompok Volkswagen (VLKAY), baru saja diperintahkan untuk menarik puluhan ribu SUV dieselnya setelah pejabat Jerman mengatakan bahwa mereka dilengkapi dengan "perangkat tidak sah" yang diduga dapat digunakan untuk menipu pengujian emisi seperti pendahulunya.

Selain itu, perjanjian perubahan iklim di Paris juga telah mendorong pemerintah untuk bertindak cepat. Inggris, Prancis dan Norwegia baru-baru ini juga mengumumkan rencana untuk mengurangi 'pengeluaran gas' dan siap beralih ke mobil listrik dan hybrid.

"Hakim telah mengklarifikasi bahwa larangan diesel tidak dapat dihindari. Pihak berwenang Stuttgart sekarang harus menemukan cara cepat dan efektif untuk memecahkan masalah kualitas udara di kawasan ini," ujar Ugo Taddei, seorang pengacara di ClientEarth.

Menanggapi hal tersebut, Daimler (DMLRY) firma yang membuat mobil Mercedes-Benz, membentuk langkah tambahan untuk meyakinkan dan memperkuat kepercayaan para pengguna mesin diesel miliknya bahwa produk yang mereka rancang adalah tidak sama dengan yang lain atau masih ramah lingkungan.

"Perdebatan publik tentang mesin diesel menciptakan ketidakpastian," ujar CEO Dieter Zetsche pekan lalu. "Oleh karena itu kami telah memutuskan langkah-langkah tambahan untuk meyakinkan para pengendara mobil diesel dan untuk memperkuat kepercayaan pada teknologi diesel kami," tambahnya.

Langkah yang dipilih nya ialah mengumumkan recall sukarela pada awal bulan Juli kemarin pada 3 juta kendaraan diesel di Eropa. Pembuat mobil ini menawarkan kepada para pemilik mobil disel di Eropa sebuah upgrade layanan gratis untuk memperbaiki emisi. Dirinya juga memperkenalkan mesin diesel baru di seluruh jajaran modelnya.

Selanjutnya, untuk tetap mempertahankan ketiga produsen tersebut tetap eksis di tanah kelahirannya, kepala Volkswagen, BMW (BMWYY) beserta Daimler akan bertemu dengan menteri pemerintah dan serikat pekerja di Berlin pada pekan depan. Pertemuan tersebut merupakan pertemuan puncak untuk membahas pengurangan polusi diesel di Jerman. (lth/ddn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed