Senin, 24 Jul 2017 17:38 WIB

Airbag Takata Kembali Memakan Korban

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Ilustrasi airbag Foto: Agung Pambudhy
Sydney - Airbag Takata yang bermasalah kembali memakan korban. Kali ini, seorang pria di Australia tewas yang akibat airbag Takata yang bermasalah.

Dikutip detikOto dari Reuters, Senin (24/7/2017), kepolisian setempat mengatakan, korban tewas saat terlibat kecelakaan. Lehernya tertusuk pecahan logam dari airbag Takata yang bermasalah.

Saat kejadian, korban mengendarai Honda CR-V yang dilengkapi airbag Takata. Ini menjadi kasus kematian ke-18 di dunia akibat airbag Takata yang bermasalah. Sebelumnya, lebih dari 180 orang juga terluka akibat masalah yang sama.

"Kendaraan yang terlibat yaitu Honda CR-V tahun 2007, merupakan subjek recall airbag Takata. Honda Australia bekerja sama dengan pihak berwenang untuk memberikan bantuan apa pun yang diperlukan," kata Direktur Honda Australia, Stephen Collins.

Seperti diketahui sebelumnya, inflator airbag Takata mengalami masalah di seluruh dunia. Airbag Takata bisa mengembang dengan kekuatan berlebihan dan melemparkan pecahan logam ke kabin kendaraan.

Puluhan model kendaraan dan hampir 20 pabrikan mobil terpengaruh recall besar-besaran airbag Takata. Beberapa produsen mobil masih menggunakan inflator Takata untuk mengganti airbag yang bermasalah. Namun, beberapa di antaranya, termasuk Honda Motor Co, Toyota Motor Corp dan Nissan Motor Co telah mengatakan bahwa mereka akan berhenti menggunakan inflator airbag dari Takata. (rgr/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com