Survei yang dilakukan oleh SaveLife Foundations itu cukup mengejutkan. Di daerah Agra misalnya hanya 12 persen pengendara disana yang memiliki SIM dari hasil ujian resmi, sementara 88 persen lainnya tak melalui prosedur yang seharusnya.
Di daerah lain seperti Jaipur dan Guwahati juga terjadi kejadian serupa. Disana masing-masing 72 persen dan 64 persen pengendara tak menjalani tes menyetir sebelum mendapatkan SIM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal hal tersebut sangat berbahaya lho Otolovers, bukan hanya bagi si pengendara sendiri tapi juga pengguna jalan lain. Meski terlihat sepele, tes tersebut sebenarnya membuktikan kemampuan si pengendara di jalan dalam memahami rambu lalu lintas serta aturan-aturan berkendara lain. (dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu