Beli Mobil Bekas Mepet Lebaran, Hati-hati Penipuan

Beli Mobil Bekas Mepet Lebaran, Hati-hati Penipuan

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Kamis, 15 Jun 2017 15:43 WIB
Beli Mobil Bekas Mepet Lebaran, Hati-hati Penipuan
Suasana gerai mobil88 (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta - Momen Lebaran menjadi ajang untuk berburu mobil. Tak jarang masyarakat yang memilih mobil bekas. Namun, membeli mobil bekas menjelang Lebaran harus berhati-hati. Jangan sampai tertipu dengan kondisi mobil yang disebut bagus, tapi nyatanya tak sebagus klaimnya.

Chief Operation Officer Mobil88, Halomoan Fischer mengatakan, yang biasanya terjadi saat membeli mobil bekas saat menjelang Lebaran hingga mepet waktu lebaran, konsumen seperti panik.

"Biasanya semakin dekat Lebaran semakin seperti panic buying. Mesti punya mobil buat mudik, hajar aja deh yang mana aja. Nah saya pesannya, kalau sudah harus punya mobil, waktu untuk scanning enggak ada, ya beli lah di tempat terpercaya," kata Fischer.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebab, katanya, momen panic buying ini sering dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab. Banyak yang menjual mobil bekas dalam keadaan tak sehat ke konsumen yang ingin buru-buru punya mobil untuk mudik.

"Karena oknum itu tahu panic buying, saatnya mereka lepas mobil yang bermasalah. Konsumen cuma ajak istrinya, nanya, cocok, ya sudah beli. Padahal mobilnya bermasalah. Kalau biasanya kan kalau perilaku konsumen hari-hari biasa pertimbangannya agak panjang, lihat-lihat dulu, tes-tes dulu. Kalau mepet Lebaran kayak gini udah panik, mepet lebaran, oknum penjual itu cari kesempatan," kata Fischer.

Jangan sampai, konsumen memilih mobil bekas tanpa ba-bi-bu dan dipakai langsung untuk perjalanan mudik jarak jauh. Bahaya kalau mobilnya bermasalah langsung dipakai perjalanan jauh.

"Nanti rencananya mau happy ketemu keluarga, mudik malah nungguin mobil di jalanan. Yang bikin mobil bermasalah itu apa sih, misalnya kilometernya diputar. Yang namanya kilometer udah diputar-putar itu mobil udah pemakaian tinggi. Kalau udah pemakaian tingkat tinggi pasti udah capek tuh mobil. Yang bahaya juga itu malah bekas banjir, bekas accident. Saya sarankan beli di tempat terpercaya itu yang ada jaminannya enggak ada akal-akalan mobil enggak bagus tapi dibagus-bagusin," ujarnya. (rgr/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads