Buat Mudik, Mending Beli Mobil Bekas atau Cukup Sewa Saja?

Buat Mudik, Mending Beli Mobil Bekas atau Cukup Sewa Saja?

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Kamis, 15 Jun 2017 11:00 WIB
Mobil bekas di mobil88 (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta - Mobil masih menjadi pilihan masyarakat Indonesia untuk mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri. Banyak program penawaran yang diberikan untuk pemudik, baik penjual mobil bekas sampai penyedia jasa sewa mobil.

Untuk mudik, lebih baik beli mobil bekas atau cukup sewa mobil saja? Chief Operation Officer Mobil88, Halomoan Fischer mengatakan, itu tergantung dengan kebutuhan masing-masing konsumen.

"Tentunya kalau saya berpikir mau lebaran itu momentum, bukan berarti mau Lebaran dia beli mobil, habis Lebaran jual, kan enggak. Kita juga setiap tahun selalu menganalisa, tidak serta merta orang habis Lebaran langsung jual mobil lagi," kata Fischer di Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Konsumen membeli mobil bekas di mobil88Konsumen membeli mobil bekas di mobil88 Foto: Rengga Sancaya

Menurut Fischer, kalau konsumen butuh mobil dalam jangka waktu lama, bisa membeli mobil bekas. Kalau hanya ingin pakai untuk momen Lebaran, bisa sewa mobil saja.

"Jadi segmennya beda. Kalau rental kan butuhnya cuma momen Lebaran aja, paling 10 hari lah. Habis itu mungkin enggak butuh lagi. Atau dia punya mobil kecil, tapi butuh mobil buat ramai-ramai untuk mudik, dia sewa mobil gede," katanya.

Aneka mobil bekasAneka mobil bekas Foto: mobil88


Ditemui di kesempatan yang sama, Chief Operation Officer PT Serasi Autoraya sebagai jasa penyewaan mobil, Jacob Anthonius menyebut, sewa mobil untuk mudik konsumen akan lebih tenang. Sebab, mobil yang disewa itu sudah ter-cover asuransi.

Mobil siap disewa di TRACMobil siap disewa di TRAC Foto: TRAC


"Kalau sewa, kendaraan sudah full insurance. Kalau beli mobil bekas, apakah mereka sempat mengasuransikan segala macam. Mereka kan enggak bisa bayar premi asuransi cuma sebulan, mereka harus setahun. Sedangkan kenapa harus sewa, Anda enggak perlu mikirin apa-apa lagi karena sudah diasuransi. Mobil mogok enggak usah khawatir, tinggal telepon hotline 24 jam, nanti dikirim mobil pengganti dari cabang terdekat," kata Jacob.

Dibandingkan beli mobil bekas hanya untuk momen Lebaran, bisa dilihat dari selisih harganya. Kata Jacob, kalau sewa mobil itu harganya sudah tetap, misalnya Avanza paket 7 hari selama libur Lebaran tarifnya Rp 3,8 juta. Tapi kalau beli mobil bekas, selisih harganya ketika membeli mobil bekas dan menjualnya lagi belum menentu.

"Kalau mereka beli second, terus jual lagi, yang mesti dilihat adalah, perbedaan harganya jauh enggak entar. Karena harga mobil second itu paling tinggi sebelum Lebaran, tapi setelah Lebaran biasanya drop. Kalau dari harga relatif. Enaknya kalau rental, harga sudah fixed. Nah sedangkan apakah dengan beli mobil second dan jual lagi, berkurang harganya bisa 3,8 juta? Plus kalau ada accident harganya bisa jatuh lagi, kilometer tambah tinggi," kata Jacob.

Bagaimana menurut Otolovers? Sewa mobil atau beli mobil bekas? (rgr/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads