Menanggapi hal tersebut, Nissan Motor Indonesia (NMI) mengatakan memang beberapa komponen di bengkel resminya dijual dengan harga mahal, namun juga tidak semuanya.
"Saat pertama di Nissan, saya mencoba bertanya langsung ke customer, dan seperti yang anda bilang tadi, konsumennya beranggapan sparepart kami lebih mahal dan saya tanya lagi, parts apa yang mahal, tolong kasih tau saya, tapi tidak disebutkan secara jelas," ungkap Presiden Direktur NMI, Eichii Koito, di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemudian dilakukan pengecekan ke tim aftersales di banyak merek, dan mereka bilang kami masih punya harga kompetitif. Di pasar sparepart, kami memiliki perbedaan harga tidak terlalu spesifik, ada yang memang lebih mahal, tapi ada juga yang lebih murah. Tapi memang persepsi di masyarakat seperti itu, dan kami harus mengubahnya untuk mengubah memang tidak mudah, ini salah satu yang akan kami lakukan untuk pembenahan aftersales," jelas Koito. (dry/lth)











































Komentar Terbanyak
Ramai Aksi Warga Perbaiki Sendiri Jalanan, Padahal Sudah Bayar Pajak Kendaraan
QR Code Pertalite Kendaraan Nunggak Pajak Disarankan Dihapus
Kerap Bikin Macet, Kenapa Perbaikan Jalan Tol Nggak Selesai-selesai?