"2015 itu 30 ribu, 2016 20 ribu, 2017 sekarang 19.520-an, target kita 20 ribuan lebih enggak sampai target," ujar Kepala Datsun Indonesia, Indriani Hadiwidjaja.
Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, dari Januari sampai Maret lalu penjualan mobil Datsun mencapai 2.344 unit. Tertinggi ada di bulan Maret sebanyak 1.044 unit. Sisanya sekitar 600 unit per bulannya. Tadinya mobil Datsun GO+ yang penjualannya bisa mencapai lebih dari 2.000 unit namun begitu kedatangan pesaingnya di kelas LCGC 3 baris, langsung turun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pastinya teman-teman juga tahu bahwa kompetisi di pasar LCGC ini semakin ketat, dengan adanya pemain tambahan yang tadinya kita adalah satu-satunya LCGC tiga baris," ungkapnya.
"Dengan adanya penambahan pemain baru, dua pemain besar, pastinya akan impact terhadap marketnya sendiri," lanjut Indri.
Namun meski demikian, lebih lanjut Indri mengatakan harapannya agar target yang sudah ditetapkan tarcapai. "Tahun ini target kira kurang lebih sama, kami harapkan ada peningkatan sekitar 10 persenan lah," pungkasnya. (khi/ddn)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer