Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Senin 15 Mei 2017, 16:54 WIB

Soal Mobil Listrik, Toyota pun Kesulitan

Dina Rayanti - detikOto
Soal Mobil Listrik, Toyota pun Kesulitan Mobil hybrid Toyota Prius (Foto: Toyota)
Tokyo - Kendaraan bertenaga listrik di masa depan bakalan menjadi andalan. Tapi justru kehadirannya diprediksi bakal menyulitkan untuk perusahaan-perusahaan besar yang telah memproduksi kendaraan berbahan bakar konvensional.

Salah satunya adalah pabrikan asal Jepang, Toyota. Beberapa waktu lalu, para insinyur di Toyota menyiapkan perlakuan khusus untuk presidennya, Akio Toyoda. Mereka membuat mobil sport 86 menjadi versi listrik. Tapi hal tersebut tampaknya tak membuat kesan yang baik dan pastinya tidak ada beda dengan mobil listrik pada umumnya.

"Pertanyaan pertama yang saya dapat ialah, 'Bagaimana kesan Anda?' Dan jawaban saya adalah, 'Itu adalah mobil listrik'," ucap Toyoda seperti dikutip dari Automotive News, Senin (15/5/2017).

Dari jawaban tersebut terlihat kekecewaan Toyoda adalah begitu cepatnya industri otomotif berubah. Toyota Motor Corporation harus menghadapi kenyataan dalam menyiapkan mobil yang tak beremisi, otonom, dan juga mobil saling terhubung.

"Yang saya maksud adalah bagi pabrikan komponen di bawah Toyota (OEM) misalnya itu sama saja mencekik diri sendiri," ungkap Toyoda dalam proporsi generasi mobil listrik di masa depan.

Itu terlihat dari pendapatan Toyota yang baru dirilis pekan lalu dimana dilaporkan laba bersihnya turun 21 persen pada tahun fiskal yang berakhir 31 Maret.

"Saya pikir bakal ada krisis besar. Apakah itu tentang apakah kita benar-benar mengeksekusinya dari perspektif pelanggan, pengembangan, produksi, pengadaan dan penjualan, hingga administratif," jelas Toyoda

Toyota memang cukup skeptis terhadap mobil listrik dan lebih berpihak pada mobil hybrid dengan model andalannya, Prius. Namun pada akhirnya menyerah juga dan memutuskan untuk mengikuti persaingan di mobil listrik pada akhir tahun lalu.

Sebagai awalan, Toyoda menempatkan dirinya sendiri sebagai Chief officer di departemen perencanaan bisnis mobil listrik yang mulai efektif pada 1 Desember.

"Soal mobil listrik, setiap model apa pun itu, bahkan bisa Yaris atau model lain saat diubah menjadi mobil listrik akselerasinya bakalan sama," tegas Toyoda.

Ia juga berencana untuk membuat organisasi yang bisa menyaingi Tesla atau Goodle dan hanya dioperasikan empat orang termasuk dirinya.

"Saya ingin mengubah cara kerja mobil listrik. Mungkin mereka menyebutnya mobil listrik tetapi juga mengenalkan konektivitas. Seperti Tesla. Tesla memproduksi mobil seperti halnya Toyota tapi Tesla memproduksi sesuatu seperti halnya iPhone," jelas Toyoda. (dry/rgr)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed