Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Jumat 12 Mei 2017, 09:08 WIB

Laporan dari Malaysia

Audit Jerman: RI Masuk Kategori Negara dengan BBM Diesel Buruk

Dina Rayanti - detikOto
Audit Jerman: RI Masuk Kategori Negara dengan BBM Diesel Buruk Mercy V-Class (Foto: Rengga Sancaya)
Kuala Lumpur - Salah satu pabrikan mobil asal Jerman, Mercedes-Benz sedari dulu identik dengan mobil sedan bermesin bensin khususnya di Indonesia. Sementara Mercy versi dieselnya kurang bergaung di tanah air.

Padahal di luar negeri mobil premium yang bermarkas di Stuttgart itu cukup baik performa dan penjualannya mesin dieselnya. Saat ini di Indonesia untuk mobil penumpang, Mercy hanya memiliki V-Class yang menggunakan bahan bakar diesel.

Deputy Director Marketing Communication Mercedes-Benz Indonesia, Hari Arfianto, mengatakan salah satu penyebab Mercy enggan menambah portofolio model diesel adalah kualitas diesel disini kurang baik.

"Indonesia masuk bad fuel country, jadi auditnya Daimler (induk Mercy-red) terhadap bahan bakar diesel itu masih jelek, jadi nggak bisa banyak-banyak juga, jadi mesin diesel yang masuk ke Indonesia istilahnya mesin yang badak salah satunya V-Class," kata Hari di Traders Hotel, Kuala Lumpur, Malaysia.

Hari menambahkan audit yang dilakukan Daimler dilakukan tanpa sepengetahuan pihaknya. Dari hasil audit tersebut hanya solar Pertamina Dex saja yang lulus uji.

"Indonesia yang fuel recommend itu hanya Pertamina Dex. Dan kita nggak tahu kapan hasil audit Daimler soal diesel ke Indonesia, nggak diketahui sama sekali, mysterious shopper yang datang kesini ngetes terus sertifikasi," lanjut Hari.

"Jadi bukan kita menganaktirikan diesel, tetep jalan. Daimler nggak akan memisahkan oh diesel dulu deh atau bensin dulu deh, nggak," sambung Hari.

V-Class versi terbaru dikenalkan Mercy pada pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016 lalu. MPV keluarga ini diklaim memiliki interior yang tak jauh berbeda dengan sedan miliknya.

Hadir dengan model V 220 d, mobil mengusung mesin turbo diesel 2.1 liter, 4 silinder, yang sudah terbukti sukses diterapkan pada kendaraan Mercedes-Benz di berbagai penjuru dunia. Teknologi tersebut juga diterapkan mulai dari A-Class hingga S-Class, dan MPV.

Mesin tersebut dapat memproduksi tenaga 120kW (163 hp) dan torsi maksimum 380 Nm. Selain itu, mesin ini juga dilengkapi dengan teknologi 7 G-TRONIC PLUS dengan 7 transmisi kecepatan yang membuat perpindahan gear terasa lebih lembut sekaligus menekan konsumsi bahan bakar.

V 220 d dapat menembus 100 km/jam dalam 11,8 detik dan mengonsumsi bahan bakar dengan perbandingan 6,2 l/100 km. (dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
FJB Otomotif +