Namun di luar negeri, semua kemudahan ini dibayar dengan pajak yang tinggi.
"Kalau pemerintah mau kasih pajak mobil klasik untuk semua mobil di atas 25 tahun, I think para kolektor akan bayar. Malah bikin kepemilikan mobil klasik semakin eksklusif. Tapi uji emisinya untuk mobil kami tidak diharuskan," kata Jairus pecinta sekaligus kolektor mobil klasik kepada detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di luar negeri mobil klasik tidak usah uji emisi. Tapi harus bayar premium namanya historical car tax. Kalau di luar negeri, mobil klasik bisa apply status yang namanya historical car," katanya.
"Kalau mobil kita listed sebagai historical car, mobilnya enggak usah diuji emisi. Tapi memang ada tax lain lagi untuk historical ini. Karena memang harus dibedain antara mobil tua (layak dihilangkan) dan mobil kuno (historical car)," tambahnya. (lth/rgr)












































Komentar Terbanyak
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?