"Jadi mobil klasik itu banyak yang kesulitan untuk pengurusan memperpanjang surat-surat, pindah nama atau mutasi pindah kota. Karena sistem di Indonesia sangat manual sekali, semua paperwork itu menggunakan arsip-arsip kertas secara fisik," kata Jairus pecinta sekaligus kolektor mobil klasik.
"Pengurusan jadi lama, lalu bisa terjadi kekeliruan atau arsip hilang dan lain-lain. Akhirnya mobil klasik kita (terkesan) dipersulit," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau bisa digital, harusnya pengurusan surat-surat bisa dalam hitungan jam. Bukan dalam hitungan berminggu-minggu," katanya. (lth/rgr)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun