"Jadi mobil klasik itu banyak yang kesulitan untuk pengurusan memperpanjang surat-surat, pindah nama atau mutasi pindah kota. Karena sistem di Indonesia sangat manual sekali, semua paperwork itu menggunakan arsip-arsip kertas secara fisik," kata Jairus pecinta sekaligus kolektor mobil klasik.
"Pengurusan jadi lama, lalu bisa terjadi kekeliruan atau arsip hilang dan lain-lain. Akhirnya mobil klasik kita (terkesan) dipersulit," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau bisa digital, harusnya pengurusan surat-surat bisa dalam hitungan jam. Bukan dalam hitungan berminggu-minggu," katanya. (lth/rgr)












































Komentar Terbanyak
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Viral 70 Ribu Motor Listrik buat Operasional MBG, Harganya Bikin Kaget!
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi