Seperti diberitakan Indianautosblog, Jumat (5/5/2017), hal tersebut terlihat dari sebuah laporan dan gambar pada auto.163.com.
Honda sebelumnya tidak fokus pada mobil listrik namun teknologi hybrid dan fuel cell menjadi kelebihannya. Ini dilakukan Honda karena pasar mobil listrik mulai menanjak. Honda juga telah meluncurkan Clarity EV pada pameran di New York bulan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Insentif tersebut diberikan pada produsen yang menjual dan juga meningkatkan produksi mobil listrik mereka. Tapi ada skema lain juga yang disiapkan pemerintah China.
Pemerintah negara tirai bambu itu lebih memilih agar para perusahaan harus menggunakan mobil ramah lingkungan sebagai rencana jangka panjang. Di Jepang, Honda HR-V atau Vezel ini menggunakan mesin hybrid 1.5 L i-VTEC yang menjadikan konsumsi BBM rendah sekitar 26 km/l. (dry/lth)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Tampang SUV Seharga Rp 104 Jutaan yang Sudah Bisa Dipesan di Dealer