"Jadi orang mulai mengombinasikan SUV sama MPV, waktu yang MPV kan Venturer kita launching, Kijang itu berubah Venturer supaya kita ingin menjadi punya SUV," tutur Executive General Manager Vehicle Sales Operation Sub Directorate PT Toyota Astra Motor (TAM), Fransiscus Soerjopranoto di Jakarta.
"Itu akan ada perubahan tren, tapi mau tidak mau memang produsen itu akan membuat mobil SUV itu seven seater, jadi Rush, Terios, CR-V seven seater semua," sambung Soerjo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan, untuk pasar sendiri tidak akan terdapat pergeseran dari yang semula pengguna MPV menjadi ke pengguna SUV.
"Apakah ada tren market itu akan shifting ke SUV? Jawaban saya waktu itu adalah tidak, karena market Toyota tetap MPV basenya karena for people transportation sama barang, kenyataannya benar, dari data Januari sampai Maret dari 36 persen, naik ke 44 persen komposisinya tapi hatchback sama yang SUV, dari 20-an persen turun ke 16 persen," ungkap Soerjo. (dry/rgr)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Tampang SUV Seharga Rp 104 Jutaan yang Sudah Bisa Dipesan di Dealer