Meski begitu, Brand Manager Wuling Motors, Dian Asmahani mengatakan akan ada penyesuian untuk pasar di Indonesia, yang berbeda dengan pasar di Cina.
"Intinya kita tidak akan menurunkan kualitas dengan yang di Cina, disesuaikan dengan secara fitur," kata Dian di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena memang kita kan listen and understand tadi, jadi memang sebelum mendevelop, produk yang Indonesia kita lihat dulu kebutuhan Indonesia seperti apa, dan kita tuang kan ke produk," tuturnya.
"Kita ada beberapa research, setiap kita mendevelop layanan dan lainnya, kita pasti ngadakan riset dulu, ini pas nggak sama pasar Indonesia," tambah Dian.
Dian juga mengaku optimis mengenai penjualannya nanti saat produknya sudah beredar di pasaran.
"Untuk target penjualanya yang jelas memang kita optimis, tapi mengenai angkanya kita masih belum bisa bicara," ujarnya kepada wartawan, di Jakarta.
Menurutnya saat ini Wuling memilih lebih memfokuskan targetnya mempersiapkan segala proses untuk produksi.
"Kita untuk target pertama ditahun ini fokusnya itu adalah di persiapan produksi, pembangunan pabrik, pembangunan diler, dan leasing, dan segala macam. Jadi kita fokus kesana dulu," kata Dian.
Namun meski belum dapat membeberkan secara detail targetnya, lebih lanjut Dian mengatakan, Wuling telah siap meluncurkan produknya.
"Ya intinya sih kita sudah punya plan untuk waktu kapan pertama kali produk kita muncul di public, tergantung dari kesiapan produksi kita, kesiapan dari diler kita, dan akhirnya kesiapan produk kita," pungkasnya. (khi/dry)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas