Lalu bagaimana Wuling menanggapi anggapan tersebut?
"Di Indonesia yang jelas, kondisi sosial, dan ekonomi cukup positif, lalu kalau kita lihat rasio kepemilikan mobil masih kecil, dari 1000 menurut Global National Research hanya ada 83, disitu lah kita melihat ada peluang," ujar Brand Manager Wuling Motors, Dian Asmahani, kepada wartawan, di Jakarta, Jumat (21/4/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terutama di pasar Asia ya, mengenai keluarga, dan Wulling memang akan mengahdirkan produk untuk keluarga," tutur Dian.
Untuk itu lebih lanjut Dian mengatakan bahwa, Wulling bukan hanya akan menjual produknya namun juga berkomitmen untuk industri otomotif Indonesia.
"Kita bukan cuma jualan, tapi juga bangun komitmen, bangun pabrik, investasi, juga mempersiapkan aftersales, resale value," pungkasnya. (khi/dry)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?