Namun apa jadinya jika balapan ini diikuti oleh pabrikan mobil listrik seperti Tesla?
Omar Alfarah Zendah, seorang mahasiswa dari IED (Sekolah Tinggi Desain) Barcelona, menyatakan bahwa ia yakin Tesla akan mampu menjadi juara di 24 Hours of Le Mans ini pada tahun 2030 mendatang. Seperti dimuat Motor1, Minggu (16/4/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Pool (Motor1) |
Keyakinan ini ia utarakan pasca dirinya bersama empat mahasiswa IED lainnya merancang konsep mobil listrik Tesla T1 yang didesain khusus untuk balapan.
Kelima mahasiswa ini mendesain Tesla T1 dengan sepasang ban untuk tiap sudut kendaraan. Di sela-sela tiap pasang ban tersebut akan terpasang pula lapisan udara. Jadi ketika melaju di lintasan balap, udara yang bergerak di sekitar mobil akan menjadi penggerak mesin listrik mobil tersebut.
Foto: Pool (Motor1) |
Di bagian belakang kursi kemudi juga akan terdapat lapisan udara yang disebut Gorlov Helical Turbine, yang mampu menghasilkan lebih banyak tenaga lagi. Rancangan ini diprediksi akan mampu menghasilkan power ketika bergerak ke segala arah tanpa mengeluarkan suara dan getaran yang terlalu banyak.
Konsep Tesla T1 ini akan menggunakan mesin listrik berkekuatan 335 tenaga kuda di tiap sudutnya yang mampu menghasilkan torsi hingga 2400 Nm. Baterai 70 kWh juga akan menjadi sumber energi bagi Tesla T1 ini. Dengan kekuatan tersebut, mobil ini diperkirakan akan mampu melaju hingga 410 kilometer per jam.
Foto: Pool (Motor1) |
Omar dan empat rekannya pertama kali memunculkan konsep Tesla T1 ini tahun lalu. Ia juga menggunakan konsep mobil ini (dalam bentuk sketsa) sebagai bahan tugas akhir pribadinya sebagai mahasiswa fakultas desain. (lth/ddn)












































Foto: Pool (Motor1)
Foto: Pool (Motor1)
Foto: Pool (Motor1)
Komentar Terbanyak
Biaya Tes Psikologi SIM Online Naik, Sekarang Jadi Segini
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Intip Garasi Kakanwil Pajak Jakarta Utara yang Dicopot Purbaya