Meski belum memahami secara detail, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), yang termasuk pemain di industri roda empat Indonesia menyatakan mendukung program pemerintah tersebut.
"Yang pasti kalau pemerintah sudah ngeluarin regulasi, pasti dari kami itu akan mengikuti. Kalau enggak Suzukinya enggak jualan," ujar 4W Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Setiawan Surya, kepada wartawan, di Tangerang, Selasa (11/4/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kita akan support. Industrinya akan berusaha untuk bisa memenuhi aturan itu. Kalau low emisi berarti kan mesinnya jadi lebih efisien, kalau efisien kita harapkan dengan pemakaian yang normal, bahan bakarnya jadi lebih irit, logikanya kan seperti itu," kata Setiawan.
Dirinya juga mengatakan, untuk kendaraan LCEV nantinya akan banyak pilihan teknologi yang digunakan, dan teknologi tersebut yang nantinya akan dibuat rendah emisi.
"Dia kan mengatur emisi kan bukan harga. Kalau LCGC (Low Cost Green Car) kan dibatasin. Kalau low emission kan mungkin baterai, hidrogen, yang teknologi-teknologi ke depan, bagaimana teknologi-teknologi itu dibuat emisinya rendah mungkin gas juga. Tujuannya supaya lingkungan lebih sehat," tutup Setiawan. (khi/rgr)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Di Indonesia Harga Mobil Terkesan Mahal, Padahal Pajaknya Aja 40%!
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...