Executive General Manager Vehicle Sales Operation Sub Directorate PT Toyota Astra Motor (TAM), Fransiscus Soerjopranoto menilai, part TRD yang dikembangkan secara lokal memiliki potensi untuk diekspor. Dia berharap, part itu pun bisa diterima di pasar luar negeri.
"Yang lagi kita bawa ini sebenarnya local development supaya bisa juga diterima market luar negeri. Jadi kita punya TRD bisa diekspor," kata Soerjo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Potensi besar untuk mengekspor part TRD ada di beberapa negara Asia Tenggara, juga di Timur Tengah. Menurut Soerjo, pihaknya masih melakukan studi pasar di negara-negara tujuan ekspor part TRD.
"Kalau mobilnya enggak bisa, harusnya yang part-part local development TRD kita bisa diekspor juga ke sana. Ini kan 15 item kita kembangkan. Beberapa juga sudah diambil sama negara lain untuk dipakai sama mereka. Timur Tengah saja mereka lagi studi untuk local part untuk model terutama Fortuner dan Innova," sebutnya. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Asal Usul Mobil Porsche Pakai Pelat Dinas Kemhan, Ngakunya dari Orang Tua