Lantas, jika nantinya hal tersebut terjadi, Agya lebih mendominasi dari Etios apakah TAM bakal menyetop produksi Etios?
"Kita kan selalu decision untuk meluncurkan, mempertahankan atau tidak mempertahankan itu selalu dari studi kita terhadap pelanggan. Kita terus melakukan studi kira-kira pelanggan kebutuhannya seperti apa. Jadi kalau misalnya ada kebutuhan dari pelanggan terhadap kendaraan seperti Etios, maka tentu saja kita tetap mempertahankan. Nanti semua kembali ke kebutuhan market konsumen kita," tutur Wakil Presiden PT TAM, Henry Tanoto di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau saya lihat sih ada (pergeseran dari Etios ke Agya) tapi real-nya kita butuh lihat lah setelah ini diluncurkan beberapa bulan baru kelihatan benar ada shifting atau nggak. Terlalu early juga kita lihat karena kita lihat di segmen Etios juga ada customer yang butuh seperti itu," jelas Henry. (dry/rgr)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Bikin Harga Tambah Mahal, Mobil di Bawah Rp 1 Miliar Diusulkan Tak Kena PPnBM