Perusahaan asal Jerman itu juga bakalan berinvestasi hingga 10 juta Euro atau sekitar Rp 142,3 miliar dalam memperluas varian mobil listriknya lebih dari 10. Investasi besar tersebut mengingat perubahan besar Mercy dari mesin bensin dan diesel menjadi tenaga listrik.
Mesin bensin juga masih dikembangkan namun dengan efisiensi bahan bakar yang lebih baik. Daimler juga mengatakan teknologi plug-in hybrid bakalan menolong di masa transisi ini dimulai dari S-Class versi terbaru yang akan menjalani debut di Shanghai Auto Show.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sangat penting untuk kami mengembangkan sesuatu tanpa menghentikan yang lainnya. Itulah mengapa kami menguatkan keduanya baik model baru maupun model lama," kata Chairman dari Board Management Daimler, Dieter Zetche dikutip dari Carscoops, Jumat (31/3/2017).
Mercy memang telah memamerkan mobil listrik SUV-nya dalam bentuk konsep tahun lalu di Paris dan mengungkapkan untuk memproduksi mobil tersebut pada 2019. (dry/lth)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk