Di Eropa Mobil Listrik Justru Mulai Ditinggalkan

Di Eropa Mobil Listrik Justru Mulai Ditinggalkan

Dina Rayanti - detikOto
Minggu, 26 Mar 2017 10:17 WIB
Di Eropa Mobil Listrik Justru Mulai Ditinggalkan
Foto: Dina Rayanti
Jakarta - Para produsen mobil berlomba-lomba untuk menciptakan mobil yang ramah lingkungan mulai dari bertenaga hidrogen atau listrik. Namun justru dikatakan mobil bertenaga listrik mulai ditinggalkan di Eropa.

"Belum lama ini saya sempat ikut conference OICA di Moscow dan benar kita lebih baik lihat tren saja dulu kemana. Namun di Eropa yang saya dapatkan kemarin adalah mereka mulai meninggalkan electric car kenapa? salah satu problemnya adalah baterainya," kata Sekjen Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Kukuh Kumara.

Menurutnya, permasalahan baterai tersebut adalah ketika masa baterai sudah habis, belum ada tempat pembuangan atau daur ulang. Justru kini kembali ke mesin berbahan bakar bensin tapi bahan bakar yang lebih efisien.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Artinya Indonesia dengan pasar 1,2 juta mobil elektrik setahun kemudian tiap tahun harus ganti buangnya ini masalah, disposalnya. Jadi mereka kembali ke internal combution engine tapi ke arah gasolin. Dieselnya mulai berkurang juga, jadi meningkatkan efisiensi gasolin, trennya kesana," tambah Kukuh.

"Walaupun tetangga kita, Thailand dan malaysia dua-duanya mengembangkan electric car dan menyiapkan infrastrukturnya, tapi Indonesia juga menyiapkan alternatif bahan bakar dengan gas ini juga menarik, diversifikasi bahan bakar. Kalau infrastruktur ada dan harga kompetitif mungkin konsumen mengarah kesana," sambung Kukuh. (dry/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads