Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Kamis 16 Maret 2017, 11:07 WIB

Setelah VW, Kini Renault Diduga Curangi Uji Emisi

Alfiza Satrio - detikOto
Setelah VW, Kini Renault Diduga Curangi Uji Emisi CEO Renault Carlos Ghosn (Foto: Dina Rayanti)
Paris - Pihak berwenang Prancis lewat sebuah badan anti penipuan (DGCCRF) di Kementerian Keuangan dikabarkan sedang melakukan investigasi terhadap Renault atas dugaan kecurangan dalam pengujian emisi.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (16/3/2017) CEO Renault, Carlos Ghosn, disebut-sebut menjadi salah satu pihak yang bertanggung jawab atas terjadinya kasus ini.

Renault sendiri telah beberapa kali menampik isu yang menerpa mereka terkait kecurangan emisi ini. Saham Renault pun seketika merosot 3,7 persen setelah kabar investigasi ini diterbitkan oleh harian lokal Liberation.

Tercatat semenjak VW diduga melakukan kecurangan serupa pada 2015 lalu, beberapa negara di Eropa mulai gencar melakukan investigasi terhadap perusahaan otomotif di negara masing-masing.

Dari beberapa investigasi yang dilakukan ditemukan bahwa terdapat jumlah Nitrogen Oxide (NOx) 10 kali lebih banyak dari aturan yang diperbolehkan pada mobil keluaran GM, Renault, dan Fiat Chrysler.

Renault dalam pernyataannya yang baru dikirim ke redaksi detikOto mengatakan Renault saat ini belum bisa berkomentar banyak mengenai proses investigasi ini karena mereka tidak diberi akses ke sana.

"Sebagai konsekuensinya, Renault tidak bisa mengonfirmasi kebenaran berita itu. Renault akan membuktikan kepatuhannya dalam setiap regulasi dan siap memberikan penjelasan kepada para hakim dalam kasus ini," tulis Renault.

Renault Group menyatakan mereka tidak pernah melanggar aturan Eropa atau aturan negara lain mengenai homologasi kendaraan. Kendaraan Renault tidak dilengkapi dengan perangkat yang bisa mencurangi emisinya.
(ddn/ddn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed