Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Selasa 14 Maret 2017, 12:20 WIB

Bentley Pertimbangkan Keluar dari Inggris

Khairul Imam Ghozali - detikOto
Bentley Pertimbangkan Keluar dari Inggris Foto: Ari Saputra
Crewe - Keputusan rakyat Inggris yang memilih untuk keluar dari Uni Eropa berdampak pada industri otomotif. Produsen banyak yang memikirkan untuk keluar dari Inggris.

Setelah MINI yang tengah memikirkan untuk memproduksi mobil listriknya di luar Inggris, Bentley, produsen mobil mewah yang selalu menjadi kendaraan kerajaan, juga berniat melakukan hal yang sama.

Dilansir Carscoops, Selasa (14/3/2017), Chief Executive Bentley Wolfgang Durheimer mengatakan butuh waktu sekitar sembilan sampai 12 bulan untuk memutuskan hal tersebut.

"Saya memiliki waktu sekitar sembilan sampai 12 bulan, dimana saya akan menunggu dan melihat apa yang akan terjadi, dan kemudian saya harus mengambil keputusan serius. Ini semua berhubungan dengan model masa depan," ujarnya.

"Ini memberi kita sedikit ruang bernapas, juga untuk pemerintah, tapi kemudian saya harus punya komitmen yang jelas," tambah Durheimer.

Seperti mobil lain di Inggris, Bentley merasa bakal ada hambatan perdagangan setelah keputusan Brexit, dan mengatakan bahwa mereka akan mempertimbangkan membuat kendaraan di tempat lain.

"Ini adalah Inggris yang membuat kita terasa unik dan kita tahu itu. Produsen lain melihat bahwa bisnis ini adalah salah satu bisnis internasional yang memiliki potensi. Dan sbeelum kita tidak bisa membuat Bentley setiap saat, kita akan membuatnya di tempat lain (di luar Inggris)," kata Durheimer.

Hingga saat ini Bentley membuat semua kendaraannya di Crewe, Inggris. Namun diskusi penting dikatakan Durheimer tengah dilakukan dengan para pejabat Inggris tentang keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa.

(khi/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
FJB Otomotif +