Seperti yang disampaikan Chief Exevutive Volvo, HΓ₯kanSamuelsson. Ia mengatakan, setelah tahun 2020 mesin diesel tidak populer lagi.
"Kami harus membuat mesin diesel menjadi sama dengan NOx pada mesin bensin, namun setelah itu selesai justru dijual dengan harga tinggi. Sehingga dalam jangka panjang itu menjadi hal yang buruk," jelas Samuelsson seperti dikutip detikOto dari Carscoops, Minggu (12/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hingga 2020 diesel masih memiliki peran penting, Namun setelahnya, hybrid dan listrik bakalan lebih populer karena menguntungkan dari segi biaya. Dan nantinya jika persyaratan akan karbon semakin ditingkatkan di bawah 95 g/km, mesin diesel tak tertolong lagi," tambah Samuelsson.
Volvo sendiri berencana untuk mengenalkan mobil listriknya di 2019 dan meyakini di 2025, seluruh modelnya sudah dibekali tenaga listrik. (dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Tampang SUV Seharga Rp 104 Jutaan yang Sudah Bisa Dipesan di Dealer