Seperti dilansir Reuters, Bentley yang memang memproduksi keseluruhan bagian mobil mewah mereka di Crewe, Inggris, mengungkapkan bahwa 20 persen penjualan produk tersebar di wilayah Eropa, yang sekaligus menjadi pasar paling besar mereka sejauh ini.
Chief Executive Bentley, Wolfgang Duerheimer, mengutarakan bahwa kebijakan akses masuk wilayah Eropa menjadi faktor penting yang menentukan distribusi produk mereka di Benua Biru tersebut, terutama pasca Inggris Raya menarik diri dari Uni Eropa atau yang dikenal dengan istilah Brexit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Bentley memang pernah memproduksi beberapa model di luar Inggris. Salah satunya di Dresden, Jerman untuk meningkatkan kapasitas.
Namun Durheimer juga menegaskan bahwa tidak pernah ada rencana untuk melakukan produksi di luar Inggris. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan hal itu akan terjadi jika situasinya sudah tidak memungkinkan. (rgr/ddn)











































Komentar Terbanyak
Prabowo Klaim Upah Ojol Naik 3 Kali Lipat, Begini Reaksi Asosiasi
Wanti-wanti Prabowo Buat Pengguna Motor Bensin: Rasain Sendiri
Trik Tutupi Pelat Nomor Demi Hindari ETLE Nggak Bakal Mempan