Toyota mengekspor mobil ke 80 negara. Mobil buatan Indonesia itu dikirim melalui kapal lewat IPC Car Terminal, PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT), Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Dari pantauan detikOto, pukul 09.28 WIB, Terminal mobil yang memiliki total luas tanah 23 hektar ini, sudah menyajikan jejeran unit mobil Toyota yang siap masuk ke kapal Vessel yang bernama Active Leader dengan kapasitas 6 hingga 8 ribu unit mobil.
Foto: Khairul Imam Ghozali |
"Hari ini ada sekitar 700-800 unit (yang siap dikirim), ada Avanza, Fortuner, Agya, Innova, Vios, Sienta juga ada, yang akan diekspor," ujar Direktur Senior TMMIN, Edward Otto Kanter kepada detikOto, di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (8/3/2017).
600-800 unit tersebut akan dikirim menuju Singapura, sebelum siap diluncurkan ke negara tujuan ekspor, yaitu ke 80 negara Di kawasan Asia, Afrika, Amerika Latin, Karibia, dan Timur Tengah. Ekspor kendaraan utuh Toyota sendiri dimulai sejak 1987, dengan produk perdana Kijang Super atau Kijang generasi ke-3. "Untuk kendaraan CKD dan komponen mulai tahun 1998, Dies dan Jigs mulai kita ekspor 2004, saat itu masih di terminal dua Tanjung Priok," ucap Edward
Foto: Khairul Imam Ghozali |
"Di Singapura itu kita ngambil kendaraan lagi, kalau masih ada kita angkut. Waktu tempuhnya sekitar sehari lebih. Itu kan transit. Biasanya dari Jepang turun di situ, dan India juga turun di situ," ujar Direktur Utama IKT, Armen Amir.












































Foto: Khairul Imam Ghozali
Foto: Khairul Imam Ghozali
Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk